Jumat, 12 Oktober 2012

Antara Asuransi, Unit link dan Investasi

Barangkali banyak yang sudah mengetahui bahwa asuransi bertujuan untuk melindungi nasabah dari resiko finansial. Resiko finansial bisa muncul kapan pun tanpa bisa diprediksi karena kejadian yang membuat nasabah secara mendadak tidak lagi bisa produktif dalam mencari rejeki,  baik karena jatuh sakit, kecelakaan hingga cacat tetap sampai dengan meninggal (sesuai jenis perlindungan yang dikehendaki). Asuransi dimaksudkan untuk melindungi diri seperti perawatan medis, dan melindungi keluarga seperti pendidikan anak atau santunan keluarga. 

Sebelum mengetahui perbedaan mendasar antara Asuransi, Unit Link dan Investasi, sebaiknya kita ikuti uraian dan latar belakang sebagai berikut.


Mengapa memilih Asuransi Prudential?

Mengikuti program asuransi tentunya nasabah berharap agar produk-produk yang diambil dapat terjamin pada saat dibutuhkan nantinya. Oleh karena  itu, dalam memilih perusahaan asuransi perlu pertimbangan yang matang. Perusahaan asuransi  yang dipilih harus memiliki reputasi yang bagus di tingkat nasional maupun  internasional. Perusahaan asuransi yang mapan akan memiliki sistem administrasi  dan keuangan sehingga dapat menjamin dana nasabah sekaligus lebih mudah dalam proses pengurusan.


Rabu, 10 Oktober 2012

Faktor-faktor yang membuat premi asuransi lebih mahal

Dalam dunia investasi dikenal dengan ungkapan, “high risk high gain”. Dengan kata lain, investasi yang beresiko tinggi akan didapatkan keuntungan yang tinggi pula. Senada dengan hal tersebut, dalam hal asuransi, semakin tinggi resiko finansial seseorang maka akan dituntut premi yang tinggi pula. Dalam hal ini adalah asuransi jiwa atau asuransi kesehatan. Jadi, premi yang tinggi di sini adalah yang disebabkan oleh resiko finansial yang tinggi, bukan karena banyaknya produk-produk asuransi yang dipilih atau karena tuntutan uang pertanggungan yang tinggi.

Minggu, 07 Oktober 2012

Hanya PNS yang terjamin hari tuanya?

Banyak orang tua yang masih mengunggulkan PNS sebagai profesi anak-anaknya, karena salah satu alasan, PNS terjamin hari tuanya. Bahkan ada juga yang mencibir, bagaimana PNS yang sudah tidak produktif kok masih digaji (dapat pensiun). Ini semua adalah pendapat kuno.Siapa pun bisa terjamin hari tuanya asalkan direncakan sejak awal berkarir, yaitu ketika masih kuat bekerja.